JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, berharap partai-partai menengah turut serta meramaikan bursa Capres dalam Pemilu 2014 mendatang. Hal ini berkaitan dengan upaya partai-partai menengah untuk menurunkan jumlah president threshold.
"Kita harus mendorong semua partai tengah untuk ikut meramaikan bursa Capres 2014," kata Anis kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/05/2012).
Untuk itu, Anis yang juga Wakil Ketua DPR ini menginginkan agar persyaratan untuk mengajukan Capres dipermudah. "Untuk memudahkan persyaratan Capres akan menjadi semacam insentif konstitusi bagi lahirnya kepemimpinan nasional di masa yang akan datang," imbuhnya.
Saat ini, DPR akan bersiap-siap untuk melakukan pembahasan mengenai RUU Pilpres. Sambung Anis, RUU Pilpres tersebut diharapkan nantinya akan meramaikan bursa Capres dengan kemudahan persyaratan mengajukan calon. "RUU Pilpres harus menstimulasi proses pemunculan kepemimpinan nasional dan meramaikan kompetisi yang sehat," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Fahri Hamzah, menyatakan semakin banyak calon dalam Pilpres mendatang akan lebih baik agar muncul calon pemimpin bangsa dari kalangan muda. "Saya mengusulkan kalau calon lebih banyak lebih bagus, biar yang baru-baru bisa masuk," kata Fahri.
Sebelumnya, Partai Hanura juga telah melontarkan pandangan serupa. Mereka menginginkan syarat mengusung Capres dipermudah. "Ya tentu Hanura akan setuju untuk hal tersebut," kata Wakil Sekjen Hanura, Saleh Husin.
"Ya Hanura sepakat. Saya kira apa yang sudah didengungkan oleh beberapa partai yang mengatakan partai yang lolos PT otomatis bisa mencalonkan capresnya," imbuh Saleh.
Saleh menambahkan, dengan diturunkannya jumlah president threshold, maka rakyat diberi keleluasaan untuk menentukan pilihannya yang semakin beragam. "Karena kita dapat memberikan ke masyarakat untuk mempunyai pilihan Capres yang lebih banyak lagi," pungkasnya.
berita.plasa.msn.com









0 comments:
Post a Comment